Belajar dapat dipandang sebagai proses yang di arahkan
kepada tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman dan belajar juga
merupakan proses dimana kita dapat melihat dan mengamati dan memahami sesuatu.
Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting
dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu ,sebagian besar perkembangan
individu berlangsung melalui kagiatan belajar.
Kegiatan
pembelajaran di lakukan oleh dua orang yaitu guru dan siswa. Pembelajaran
merupakan suatu sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang saling
berhubungan satu sama lain. Komponen tersebut meliputi :
tujuan,materi,metode,dan evaluasi. Pembelajar merupak proses dasar dari
pendidikan,dari sanalah lingkup terkecil secara formal yang menentukan dunia
pendidikan berjalan baik atau tidak. Pembelajaran merupakan suatu proses
mencipyakan kondisi yang kondusif agar terjadi interaksi komunikasi belajar
mengajar anatara guru dan peserta didiknya. Secara sederhana mengajar dapat diartikan sebagai interaksi
anatara siswa dan guru. Mengajar juga dapat di artikan suatu kegiatan atau
suatu aktivitas dalam rangka menciptakan suatu situasi dan kondisi belajar
siswa yang kondusif.
Ada
beberapa tipe belajar yang harus dicermati oleh guru yaitu:
- Tipe belajar Visual(Visual Learner)
Visual learner adalah gaya belajar diaman gagasan,konsep,data dan
informasi lainnya dikemas dalam bentuk gmbar dan tehnik. Siswa yang memiliki
tipe belajar visual memiliki interes yang tinggi ketika diperlihatkan
gambar,grafik,garis organisatoris,seperti jarngan,peta ,konsep dan ide
peta,plot,dan ilustrasi visual lainny.
- Tipe Belajar Auditif(Auditory Learner )
Auditory Learner adalah suatu gaya belajardi mana siswa bejar
melalui mendengarkan. Siswa yang memiliki gaya belajar auditori akan mengandalkan kesuksesan dalam
belajarnya melalui telinga(alat pendengaran), oleh karena itu gurusebaiknya
memperhatikan siwanya hingga kealat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya
belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal
dan mendengarkan penjelasan apa yang di katakn guru.
- Tipe Belajar Kinestetik (Tactual Learner)
Tactual Learner ,siswa ini belajar dengan cara melakukan,menyentuh,
merasa, bergerak, dan mengalami. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik
mengandalkan belajar melalui bergerak ,menyentuh,dan melakukan tindakan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam
berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah
kuat.
Pembelajaran berbasis teknologi informasi
dan komunikasi yakni komputer sebagai media pembelajaran , internet sebagai
media pembelajaran, dan E-learning dalam kegiatan
pembelajaran.Adapun pembelajaran berbasis multimedia yakni kegiatan
pembelajaran yang memanfaatkan kumputer untuk membuat dan menggabungkan
teks,grafik,audio,gambar bergerak(video dan animasi) dengan menggabungkan link
dan tool yang memungkinkan pemakaian untuk melakukan
navigasi,berinteraksi,berkreasi,dan berkomunikasi.
Teknologi informasi dan komunikasi
dalam pedidikan merupakan suatu kajian untuk mengefektifkan proses komunikasi
dengan mempergunakan kemajuan teknologi agar siswa mampu beradaptasi dan
mengantisipasi akan perkembangan teknologi terus-menerus.Adapun manfaat teknologi
informasi dan komunikasi bagi guru antara lain:
a.
Memperluas background
knowledge guru
b.
Pembelajaran lebih dinamis dan fleksibel
c.
Mengatasi keterbatasan bahan ajar/sumber belajar
d.
Konstribusi dan pengayaan bahan/sumber belajar
e.
Implementasi Student Active Learning (SAL),CBSA,
DAN PAKEM.
Teknologi
informasi dan komunikasi memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, baik
dari segi proses belajar siswa ataupun membantu guru dalam membelajarkan siswa.Pada
dasarnya teknologi informasi dan komunikasi ini harus terus di kembangkan agar
pemanfaatannya khususnya dalam dunia pendidikan bisa lebih dioptimalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar