Sabtu, 02 April 2016

Kewirausahaan BAB 4 Bentuk Organisasi Usaha



      Manejemen merupakan alat untuk mencapai tujuan melalui orang lain. Manajemen juga diartikan sebagai proses dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pengertian lain dari manajemen adalah proses pengolahan suatu kegiatan atau usahadari awal hingga perusahaan tersebut berjalan dan bangkrut. Manajemen merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan dengan melalui sesuatu proses.
     Organisasi adalah tempat atau wadah mencapai tujuan perusahaan atau tempat untuk melaksanakan kegiatan perusahaan.Organisasi juga diartikan berkumpulnya dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama pula.
    Tujuan organisasi akan menentukan struktur organisasinya yaitu dengan menetukan seluruh tugas,hubungan antartugas,batas wewenang, dan tanggung jawab untuk menjalankan masing-masing tugas tertentu.

  Jenis-jenis organisasi yang umum dibedakan menjadi dua, yaitu :
1.    Bentuk organisasi ditinjau dari jumlah pimpinan puncak dapat dibedakan :
* Organisasi yang mempunyai pimpinan puncak satu orang, misalnya perusahaan perseorangan.
* Organisasi yang mempunyai pimpinan puncak lebih dari satu orang atau dewan, misalnya perseroan terbatas atau firma.
2.    Bentuk organisasi berdasarkan hubungan wewenangnya dibedakan menjadi :
*   Wewenang lini adalah wewenang yang menimbulkan tanggung jawab atas tercapainya tujuan-tujuan perusahaan.
* Wewenang staf adalah wewenang yang membantu agar orang yang mempunyai wewenang lini bekerja secara efektif dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan.
* Wewenang fungsional adalah wewenang yang diberikan kepada seseorang atau departemen untuk dapat mengambil keputusan mengenai hal-hal yang berada di departemen lain.

Bentuk struktur organisasi adalah sebagai berikut :
1.      Organisasi garis/lini
    Organisasi lini adalah organisasi yang semata-mata memiliki hubungan wewenang lini dalam organisasinya. Organisasi garis/lini merupakan bentuk organisasi yang berskala kecil, dengan jumlah karyawan yang sedikit. Bentuk organisasi garis/lini juga belum atau sedikit memiliki spesialisasi.
2.      Organisasi lini dan staf
      Dalam organisasi lini dan staf terdapat  kesatuan komando, terutama dalam hal pelimpahan wewenang dari pimpinan tertinggi kepada unit di bawahnya dan berlangsung secara vertikal.
    Terdapat dua kelompok wewenang dalam organisasi lini, yaitu wewenang lini dan wewenang staf. Wewenang lini adalah wewenang yang dapat merealisasikan tujuan organisasi secara langsung. Wewenang staf adalah karyawan yang tidak dapat merealisasikan tujuan perusahaan secara langsung, tetapi hanya memberikan bantuan pelayanan, saran-saran untuk mempermudah tugas wewenang lini.
    Pucuk pimpinan dalam melaksanakan tugas mendapat bantuan dari staf. Tugas para staf adalah memberikan bantuan, saran-saran, dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
3.   Organisasi fungsional
       Organisasi fungsional merupakan organisasi yang terdiri dari beberapa fungsi. Penyusunan organisasi ini didasarkan pada sifat dan macam-macam fungsi yang harus dilaksanakan. Masalah pembagian kerja diatur sedemikian rupa. Pucuk pimpinan dalam hal ini mendelegasikan wewenang kepada manajer di bawahnya dan meneruskannya kepada pelaksana, hanya mengenai tugas tertentu (spesialisasinya). Dengan demikian, para bawahan akan mendapat perintah dari beberapa atasan yang masing-masing menguasai suatu keahlian tertentu dan bertanggung jawab sepenuhnya atas bidangnya masing-masing.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar